Halaman

Modif Motor Keren Terbaru

Jumat, 22 Desember 2017

Wiro Sableng #72 : Purnama Berdarah

Google Ads
Google Ads
Wiro Sableng #72 : Purnama Berdarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

HUJAN lebat mendera Pantai Selatan. Suara hujan yang diterpa hembusan angin keras yang datang dari laut menimbulkan suara menggidikkan di telinga siapa saja yang mendengarnya. Di bawah hujan lebat itu seorang penunggang kuda memacu tunggangannya sepanjang tepian pantai, menembus hujan dan deru angin ke arah timur. Tepat di satu bukit karang yang menjulang orang ini hentikan kudanya. Sambil menepuk tengkuk binatang itu dia berkata. "Jangan ke mana-mana. Tunggu di sini sampai aku kembali!"

Seperti mengerti akan ucapan orang, kuda itu mendekatkan kepalanya ke bahu tuannya dan menjilat bahu itu beberapa kali. Ketika petir kelihatan menyambar di tengah laut, penunggang kuda tadi telah lenyap dari tempat itu. Dia melompat ke sebuah celah sempit di kaki bukit karang. Di dalam celah itu ada bagian bukit yang berbentuk seperti tangga kasar. Orang ini menaiki tangga itu dengan gerakan cepat. Tangga batu karang itu licin dan ada yang berselimutkan lumut. Hujan lebat membuat udara menjadi redup gelap. Kalau tidak memiliki kepandaian t
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #72 : Purnama Berdarah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Google Ads
Facebook Twitter Google+ Lintasme

Related Posts :

  • Kontituen “Konstituen adalah seseorang yang secara aktif mengambil bagian dalam proses menjalankan organisasi…
  • Kho Ping Hoo - BKS#13 - Suling Naga Suling Naga Seri : Bu Kek Siansu #13 Karya : Asmaraman S Kho Ping Hoo Penilaian, dalam bent…
  • Wiro Sableng #72 : Purnama BerdarahWIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito HUJAN lebat mendera Pantai Sel…
  • FakirMatahari sudah tinggi dan sinarnya cukup menyengat. Bagi orang yang tak terbiasa pastilah sudah meri…
  • Wiro Sableng #127 : Mayat PersembahanWIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : BADIK SUMPAH DARAH …

Back To Top